Segala puji syukur ke hadirat Allah SWT, atas bertemunya kembali umat Islam di seluruh penjuru dunia dengan sebuah bulan mulia yaitu bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia karena di bulan inilah seluruh muslim diperintahkan Allah untuk menjalankan ibadah puasa, tidak hanya menahan makan dan minum saja tetapi juga menahan seluruh hawa nafsu negatif dan beribadah serta beramal untuk kebaikan seluruh makhluk. Allah sang Pencipta semua makhluk membuat dan memerintahkan kita manusia untuk berlatih mengendalikan diri selama 1 bulan lamanya dari setiap tahunnya, karena Allah mengetahui bahwa manusia membutuhkan untuk memprogram ulang dirinya menjadi manusia yang kembali ke dalam fitrahnya setelah berlaku dan bertindak yang terkadang menyimpang dan menjauh dari karakter yang utama.
Di dalam ilmu pikiran Ramadhan semacam anchor bagi umat muslim untuk mempunyai motivasi diri menjadi manusia yang kembali ke dalam nilai-nilai yang terbaik dan unggul baik dalam hubungannya dengan sesama makhluk termasuk hubungannya dengan Sang Pencipta. Kita sebagai umat muslim bisa merasakan nuansa yang berbeda ketika memasuki bulan Ramadhan ini. Diri kita kembali diingatkan untuk bertindak dan berlaku yang terkontrol ke jalan yang benar. Kita merasakan bagaimana kekusyukan, kedamaian dan kenikmatan serta kebahagiaan menjalani kehidupan kita di masa bulan Ramadhan ini.
Perasaan kita menjadi teduh di saat “anchor” yang telah tersimpan sebagai memory di pikiran bawah sadar kita muncul dan aktif kembali di bulan Ramadhan. Ibadah puasa yang kita jalankan semenjak kecil seperti diaktifkan kembali sebagai kenangan indah yang membawa kebahagiaan dan mengingatkan serta mengkoreksi segala perilaku negatif yang menjadi karakter negatif. Setelah program di pikiran kita mulai teraktifkan dg nuansa Ramadhan kita mulai tersadarkan kembali tentang makna hidup yang sesungguhnya.
Alangkah indahnya jika mekanisme puasa yang jelas-jelas diperintahkan oleh Allah SWT ini tidak hanya sekedar menjadi latihan-latihan temporer sepanjang hidup kita, tetapi latihan ini benar-benar menjadi anchor sepanjang hidup kita dan menjadi program pikiran yang selalu aktif dalam hidup kita umat manusia. Namun memang tidaklah mudah bagi kita manusia biasa selalu bisa mengaktifkan program positif di dalam pikiran, dan Puasa Ramadhan adalah salah satu solusinya untuk mengaktifkannya kembali sehingga manusia kembali pada norma dan nilai-nilai fitrah di dalam dirinya.
Marhaban yaa Ramadhan, semoga amal ibadah diterima Allah SWT